STURARO MASIH PERMASALAHKAN GOL JUVENTUS YANG DIANULIR

633CASH - Kekalahan Juventus dari AC Milan masih terasa menyakitkan. Gelandang Juventus, Stefano Sturaro, menyebut gol timnya yang dianulir cukup berpengaruh.

Pada laga yang dimenangi Milan dengan skor 1-0 tersebut, Juventus sempat mencetak gol lewat Miralem Pjanic. Namun, wasit Nicola Rizzoli menganulir gol tersebut.

Argumen yang berkembang menyebutkan, sebelum bola tendangan Pjanic masuk ke dalam gawang Juventus, Leonardo Bonucci berada dalam posisi onside. Sementara, Medhi Benatia tidak berada dalam posisi tak aktif.

Namun, dari tayangan ulang terlihat bahwa, Benatia berada sedikit di belakang pemain terakhir Milan ketika bola ditendang. Kendati pun tidak menyentuh bola, pergerakan Benatia ketika itu dianggap aktif.

Foto: screenshot



"Pertandingan tersebut ditentukan oleh sebuah insiden," ujar Sturaro kepada JTV.

"Insiden itu jelas. Tapi, kami tidak tertekan hanya karena kesalahan itu. Kami terus bermain dan melakukan serangan."

"Kami membutuhkan gol, tapi kami tidak mendapatkannya dan malah kebobolan. Pertandingan itu berakhir buruk buat kami. Tapi, performa kami tetap bagus dan kami akan melanjutkannya," kata Sturaro.

Dalam analisis yang dituliskan Pandit Football di About The Game, Juventus memang tampil dominan. Mereka menekan Milan selama 30 menit pertama, sampai akhirnya kehilangan Paulo Dybala akibat cedera.

Dybala kemudian digantikan oleh Juan Cuadrado. Berbeda dengan Dybala yang kerap beroperasi lewat tengah, Cuadrado lebih banyak mengeksploitasi kedua sisi sayap. Ini membuat tekanan Juventus mengendur dan Gonzalo Higuain tidak mendapatkan tandem di kotak penalti Milan.

Milan kemudian membalas lewat skema serangan balik. Hasilnya, mereka mendapatkan satu gol lewat sepakan keras Manuel Locatelli.

News Lainnya

Giggs: Liverpool Buat Saya Khawatir

Prediksi Leicester City vs Manchester City 19 Desember 2018

Prediksi Torino vs Napoli 23 September 2018

PREDIKSI REAL SOCIEDAD VS BARCELONA 20 JANUARI 2017

Prediksi Sassuolo vs AS Roma 21 Mei 2018